TEPAT SASARAN (EFEKTIF) atau PENGHEMATAN (EFFISIENSI)

Dalam beberapa kali sering kami diminta membuat sebuah software yang bisa menghasilkan penghematan (mengurangi biaya) bagi perusahaan. Tapi bagaimana bisa mengurangi biaya jika ternyata tidak bisa digunakan, atau sangat ribet untuk menggunakan.

Sering yang dilupakan adalah kita harus mengejar apakah solusi ini bisa digunakan dahulu, dijalankan dahulu, setelah stabil baru bisa di effisienkan.

Kadang sebuah sistem memang kompleks karena kebutuhan, ada kalanya juga menjadi kompleks karena ada keinginan di kemudian hari tidak usah dirubah lagi karena semua sudah ada (SUPER LENGKAP)

 

Jadi coba saya bahas menurut kita,  kenapa sebaiknya yang menjadi target itu tepat sasaran terlebih dahulu daripada penghematan

EFFEKTIF dahulu baru effisiensi

Efektif

Efektif apa yang harus dikejar dalam sebuah solusi sistem?

Efektif berarti setiap modul yang dibuat, itu harus di cek, apakah bisa diterapkan pada perusahaan itu.
apakah alur yang akan dibuat ini sesuai keadaan perusahaan sekarang ini, atau ini alur angan-angan masa depan.

Proses ini melibatkan kerjasama total dengan perusahaan, karena yang paling mengerti sistem dalam perusahaan itu, ya Perusahaan tersebut.
Permasalahan yang sering timbul, karena tidak tahu alur yang diminta, maka meminta semua alur bisa di akomodasi
Akibatnya minta program selengkap-lengkapnya, semua fitur ada walau jarang sekali di pakai.

Menurut kami itu menjadi “Jebakan Effisiensi”

SUPER LENGKAP TAPI TIDAK DIGUNAKAN MENJADI KEHILANGAN ARAH

JEBAKAN EFFISIENSI

Menurut pengalaman kami, Penghematan itu hasil akhir, Tepat sasaran itu proses yang harus di lalui.

Effisiensi yang diharapkan oleh User dalam sebuah Software adalah kalau bisa jangan nambah lagi sehingga tidak keluar biaya, dan bisa mengurangi jumlah pekerja.

Yang ini di potong itu proses tepat sasarannya.

Yang terlupakan :

  • Pemborosan tenaga kerja karena harus mengisi atau melewati banyak proses yang tidak diperlukan.
  • Perusahaan tidak stagnan, akan terus berkembang, sehingga akan banyak fitur-fitur yang dahulu digunakan, menjadi tidak digunakan kembali. Otomatis alur lama jika terus digunakan akan menjadi pemborosan
  • Kehilangan KONTROL karena perubahan alur. Sistem yang minta semua ada biasanya dibuat sangat flexible, sehingga mengurangi kontrol dalam seubah sistem, kenapa karena kontrol menyebabkan FLEXIBLE menjadi berkurang. Jika kontrol berkurang otomatis kemungkinan disalah gunakan menjadi lebih tinggi. Sehingga kehilangan atau kerugian bisa menjadi lebih besar.
Tepat sasaran itu adalah sebuah proses yang harapannya menghasilkan penghematan

Pilih yang terbaik

Semua harus dikondisikan sesuai dengan keadaan perusahaan.

Kondisi terbaik apabila perusahaan sudah mengetahui yang diinginkan, sehingga langsung bisa tepat sasaran, sehingga bisa langsung mengejar penghematan atau effisiensi.

Tetapi jika menemukan kendala, sebaiknya kembali ke  prinsip utama.

Kejar Tepat sasaran dahulu baru penghematan ( Efektif dahulu baru effisiensi)

Related Posts